Glitter Words
Tampilkan postingan dengan label matahariku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label matahariku. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 April 2009

DULU DAN SEKARANG


LAIN DULU LAIN SEKARANG


Dulu polos, lugu dan patuh apa kata ortu ...
Sekarang, karakter dasar sudah berubah seiring dengan perubahan zaman.
Satu pertanyaan : akankah mereka teguh pada prinsip dan mampu mengalahkan tantangan zaman sehingga menjadi seorang pemenang ?

Selasa, 24 Februari 2009

ANAKMU

ANAKMU BUKANLAH ANAKMU

Khalil Gibran


Mereka putra putri kehidupan yang rindu akan dirinya sendiri.

Mereka datang melalui engkau tapi bukan dari engkau.

Dan walau mereka ada bersamamu tapi mereka bukan kepunyaanmu.


Kau dapat memberi mereka cinta kasihmu tapi tidak pikiranmu,

sebab mereka memiliki pikirannya sendiri.

Kau bisa merumahkan tubuhnya tapi tidak jiwanya, sebab jiwa mereka bermukim dirumah masa depan, yang tiada dapat kau sambangi,

bahkan tidak dalam impian – impianmu.


Kau boleh berusaha menjadi seumpama mereka, tapi jangan berusaha membuat mereka seperti dirimu.

Sebab kehidupan tiada surut ke belakang, pun tiada tinggal

bersama hari kemarin.


Engkau busur dan anak – anakmulah anak panah yang meluncur.

Sang Pemanah membidik tanda sasaran di atas jalan nan tiada terhingga,

dan Dia menekukkan engkau dengan kekuasaanNya

agar anak panahNya dapat melesat cepat dan jauh.


Meliuklah dengan riang di tangan Sang pemanah.

Sebab sebagaimana Dia mengasihi anak panah yang melesat,

demikian pula Dia mengasihi busur nan mantap.

Kamis, 11 Desember 2008

Mereka milikku



Inilah . . . , mereka yang Tuhan berikan padaku. Mereka adalah hidupku, mereka semangatku dan mereka adalah matahari yang Tuhan berikan khusus untukku.